Pergunu Wonosobo Tasharufkan Beasiswa Sejumlah 30 Juta

FOTO BERSAMA-para penerima beasiswa BWT Pergunu Wonosobo foto bersama usai melakukan seremonial penyerahan, di Aula PCNU Wonosobo, Minggu (4/8/2019)

pergunujateng.org. WONOSOBO-sedikitnya 80 siswa dan mahasiswa menerima beasiswa dari Badan Wakaf Tunai (BWT) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Wonosobo di Aula Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) I Kabupaten Wonosobo, Minggu (04/08/19).

Ketua BWT Pergunu Wonosobo Dr. H. Musofa, M.Pd., mengatakan, kegiatan pemberian beasiswa ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh BWT Pergunu hingga tahun 2019 ini.

“Sudah kali ke enam sejak tahun 2014 beasiswa ini kami berikan. Terdiri dari dua jenis, yakni beasiswa permanen dan temporer. Beasiswa permanen merupakan beasiswa yang diberikan secara tetap untuk setiap bulan hingga penerima menyelesaikan pendidikannya. Adapun beasiswa temporer diberikan satu tahun sekali,” ungkapnya.

Mustofa juga menambah, bahwa uang tunai sejumlah Rp. 35.000.000,- berasal dari berbagai donatur. Antara lain; dari sekolah, instansi pemerintah, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu Wonosobo, dan juga perorangan.

Dalam kesempatan itu, Mustofa juga mengatakan, bahwa penerima beasiswa harus tetap melanjutkan pendidikan. “Kalian harus tetap melanjutkan pendidikan hingga selesai. Kendala ekonomi bukanlah alasan untuk berhenti menuntut ilmu. Sebagai insan beragam, maka sepatutnta kita percaya bahwa Tuhan akan memberikan jalan. Gantungkan cita-cita kalian setinggi mungkin”, tegasnya.

Diakhir penyampainya, ia juga menyampaikan bahwa kedepan penerima BWT juga akan ditambah, khususnya di jenjang Perguruan Tinggi (PT), dengan harapan meningkatkan motivasi anak-anak di Kabupaten Wonosobo untuk melanjutkan setelah lulus SMA.

Kegiatan ini juga dilakukan sharing antara BWT, sejumlah donatur, dan penerima. Salah satunya penerima permanen mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Tatik Kholifah, mengatakan senang karne tetap bisa melanjutkan kuliah berkat beasiswa Pergunu.

“Dengan menerima beasiswa wakaf tunai, saya mampu melanjutkan pendidikan. Apalagi keadaan ekonomi keluarga juga tidak memungkinkan untuk membiayai kuliah. Justru melalui program ini, saya sangat terbantu,” pungkasnya.

Kontributor: Amin Al Adib

Editor: Usman Roin

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *